Posts

Menyiapkan Benih

Image
Menyiapkan Benih Seperti telah disinggung sebelumnya, terdapat dua jenis bawang daun yakni Allium fistulosum atau bawang daun bakung dan Allium porum bawang daun prei. Saat ini yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah jenis bawang daun bakung. Bawang daun bisa diperbanyak secara generatif maupun vegetatif. Perbanyakan generatif adalah perbanyakan bibit tanaman melalui biji atau benih. Sedangkan perbanyakan vegetatif adalah perbanyakan tanaman dengan cara memecah anakan dari rumpun utama. Perbanyakan benih secara generatif didapatkan dengan menyemai biji atau benih terlebih dahulu. Sebelum benih disemai siapkan media penyemaian terlebih dahulu, adapun cara penyemaiannya adalah sebagai berikut: Bila tempat persemaian berupa bedengan tebarkan benih bawang daun dalam alur yang telah dibuat sedalam 1 cm. Jarak antar alur 10 cm. Bila tempat persemaian berupa tray semai atau polybag, letakan benih bawang daun dalam setiap wadah 1-2 biji. Tanam sedamal 10 cm. Tutup tempat persemaian denga...

Menyiapkan Media Tanam

Image
Menyiapkan Media Tanam Media tanam pot atau polybag untuk menanam bawang daun sama dengan menanam jenis sayuran lainnya. Pada dasarnya media tanam tersebut harus bersifat poros, subur, gembur dan banyak mengandung bahan organik. Tingkat keasaman tanah yang untuk menanam bawang daun berkisar pH 6,5-7,5. Media tanam pot atau polybag terdiri dari tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1, atau tanah dan pupu kandang dengan perbandingan 2:1. Aduk media tanam yang dipilih hingga merata, kemudian masukkan ke dalam pot atau polybag yang telah dipersiapkan. Padatkan media tanam dengan tangan tangan, jangan diinjak karena akan menjadi terlalu padat. Untuk polybag bisa menggunakan ukuran 0.08 x 30/15 x 30, sedangkan untuk pot kira-kira seukuran kaleng cat 5 kg.

Cara Menanam Bawang Daun

Image
Cara Menanam Bawang Daun Untuk cara menanam bawang daun secara organik, bibit langsung ditanam. Sedangkan untuk cara non-organik bibit bisa direndam dahulu dalam larutan fungisida sebelum ditanam. Perendaman dilakukan pada dosis rendah, 30-50% dari dosis anjuran selama 10-15 menit. Fungsinya untuk menghindari serangan jamur pada akar. Buat lubang tanam pada pot atau polybag yang telah disiapkan. Dalam lubang tanam sekitar 10 cm. Masukan bibit tanaman, satu wadah untuk satu tanaman. Posisi tanaman tegak berdiri. Kemudian tutup dengan media tanam hingga kuat mencengkeram. Siram bibit tersebut agar tetap lembab. Waktu yang tepat untuk penanaman pada pagi data sore hari. Saat matahari tidak terlalu terik sehingga suhu udara dan laju respirasi tidak terlalu tinggi. Letakkan pot atau polybag di tempat yang mendapat penyinaran matahari penuh.

Penyiraman dan Pemupukan

Image
Penyiraman dan Pemupukan Penyiraman pada awal pertumbuhan sebaiknya dilakukan setiap hari. Dalam tanaman hendaknya tanah atau media tanam jangan terlalu basah atau becek, air tergenang, karena bisa menyebabkan busuk akar. Selanjutnya, penyiraman bisa dilakukan setiap 2-3 hari sekali, atau tergantung kondisi cuaca dan keadaaan media tanam. Waktu penyiraman yang paling baik, pagi sebelum jam 9.00 atau sore hari setelah pukul 17.00. Untuk cara menanam bawang daun organik, berikan pupuk kompos atau pupuk kandang pada hari minggu ke-4 sebanyak satu kepalan tangan untuk setiap wadah dan diulang pada minggu ke-8. Pupuk ditabur di sekitar pangkal batang tanaman. Sedangkan untuk cara menanam bawang daun non-organik, bisa diberikan pupuk urea atau ZA pada minggu ke-3 dan minggu ke-6. Jumlah pupuk sekitar 5 gram per wadah. Pemberian pupuk sebaiknya dilarutkan dalam air, kemudian disiramkan pada media tanaman. Bisa juga dengan menambahkan pupuk daun atau pupuk organik cair apabila dibutuhkan. Pemb...

Pemanenan

Image
Pemanenan Bawang daun bisa dipanen setelah berumur 2,5 bulan sejak bibit ditanam, 5 bulan dari biji mulai disemai. Ciri-ciri bawang daun siap panen adalah jumlah rumpunnya mulai banyak dan sebagian daunnya sudah ada yang menguning. Panen sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari. Namun untuk keperluan harian tidak perlu menunggu hingga tanaman bawang daun siap panen. Tanaman yang telah berumpun banyak bisa diambil sebagian kapan saja. Dan sisanya dibiarkan tumbuh. Di lahan terbuka, produktivitas bawang daun bisa menghasilkan hingga 10-40 ton/hektar. Produktivitas ini tergantung pada kualitas benih, teknis budidaya dan kecocokan geografis.